www.bandagainstms.orgKenali Gejala dan Jenis Stroke Serta Beragam Cara Pencegahanya! Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu atau berkurang akibat obstruksi (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Pengertian Stroke

Tanpa darah, otak tidak akan bisa memperoleh oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel di area tertentu di otak akan mati. Kondisi seperti ini dapat mengakiatkan bagian tubuh yang dikendalikan di area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik.

Stroke adalah keadaan darurat serta perlu ditangani secepatnya karena sel-sel otak mati dalam beberapa menit. Perawatan yang tepat waktu & tepat bisa mengurangi tingkat kerusakan otak serta mencegah terjadinya komplikasi.

Faktor Risiko Stroke

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko stroke. Selain penyakit stroke, faktor resiko tersebut juga bisa menambah resiko terkena serangan jantung. Faktor-faktor itu diantaranya adalah:

Faktor kesehatan, antara lain:

  • hipertensi.
  • diabetes.
  • Kolesterol Tinggi.
  • kegemukan.
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung atau detak jantung tidak teratur.
  • apnea tidur.
  • Pernah mengalami TIA atau serangan jantung.

Faktor gaya hidup, termasuk:

  • merokok.
  • Kurang olah raga atau olah raga.
  • Menggunakan obat-obatan terlarang, Kecanduan alkohol.

Faktor lainnya:

  • Genetik
  • Orang dengan anggota keluarga yang pernah mengalami stroke juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit tersebut.
  • Seiring bertambahnya usia, seseorang memiliki risiko lebih tinggi terkena stroke dibandingkan dengan usia muda.

Penyebab stroke

Menurut penyebabnya, ada dua jenis penyakit stroke, yaitu:

  • Stroke Iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika arteri yang membawa darah dan oksigen ke otak menyempit, yang mengakibatkan penurunan aliran darah ke otak secara signifikan. Kondisi ini disebut juga iskemia. Stroke iskemik dapat dibagi lagi menjadi stroke trombotik dan stroke emboli.
  • Stroke Hemoragik.  Stroke hemoragik akan terjadi pada saat pembuluh darah yang ada di dalam otak pecah sehingga mengakibatkan perdarahan. Banyak penyakit yang mempengaruhi pembuluh darah bisa memicu pendarahan di otak. Kondisi tersebut antara lain tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, melemahnya dinding pembuluh darah, dan pengobatan dengan pengencer darah. Ada dua jenis stroke hemoragik, yaitu perdarahan intraserebral dan subaraknoid.

Gejala stroke

Setiap bagian otak mengontrol bagian tubuh yang berbeda, sehingga gejala stroke bergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh dan seberapa rusaknya. Inilah sebabnya mengapa gejala atau tanda stroke dapat berbeda dari orang ke orang. Namun, kebanyakan stroke muncul secara tiba-tiba. Tiga gejala utama stroke yang mudah dikenali, yaitu:

  • Karena mulut atau mata yang terkulai, salah satu sisi wajah akan terkulai dan tidak mungkin tersenyum.
  • Tidak dapat mengangkat lengan karena kelemahan atau mati rasa. Bukan hanya lengannya saja, tapi tungkai di salah satu sisi lengan juga lemah.
  • Bahkan jika pasien tampak sadar, ucapannya tidak jelas, bingung atau bahkan tidak dapat berbicara sama sekali.

Beberapa tanda dan gejala stroke lainnya termasuk:

  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala parah yang tiba-tiba timbul, disertai leher kaku dan pusing (vertigo).
  • Penurunan kesadaran.
  • Kesulitan menelan (disfagia), menyebabkan mati lemas.
  • Gangguan keseimbangan dan koordinasi.
  • Kehilangan penglihatan tiba-tiba atau penglihatan ganda.

Diagnosis Stroke

Jika Anda mengalami gejala di atas, harap segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Untuk menentukan pengobatan yang paling cocok untuk pasien stroke, dokter akan mengevaluasi terlebih dahulu jenis stroke dan area otak yang terkena stroke.

Baca Juga: Prinsip Gizi Proporsional Sesuai Standar“ Tumpeng Vitamin”

Sebagai langkah awal diagnosa, dokter akan menanyakan beberapa hal kepada pasien atau keluarga pasien, antara lain:

  • Gejala yang muncul, gejala yang muncul, dan perilaku penderita saat gejala muncul.
  • Jenis obat yang dikonsumsi.
  • Apakah kepala pasien terluka?
  • Cek riwayat kesehatan penderita penyakit jantung, stroke ringan (TIA) dan stroke beserta anggota keluarganya.

Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap pasien, biasanya diawali dengan stetoskop untuk memeriksa tekanan darah, detak jantung, dan suara abnormal pembuluh darah di leher.

Jika Anda mengalami gejala di atas, harap segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Untuk menentukan pengobatan yang paling cocok untuk pasien stroke, dokter akan mengevaluasi terlebih dahulu jenis stroke dan area otak yang terkena stroke.

Sebagai langkah awal diagnosa, dokter akan menanyakan beberapa hal kepada pasien atau keluarga pasien, antara lain:

  • Gejala yang muncul, timbulnya gejala, dan perilaku penderita saat gejala muncul.
  • Jenis obat yang dikonsumsi.
  • Apakah kepala pasien terluka?
  • Cek riwayat kesehatan penderita penyakit jantung, stroke ringan (TIA) dan stroke beserta anggota keluarganya.
  • Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap pasien, biasanya dimulai dengan stetoskop untuk memeriksa tekanan darah, detak jantung, dan suara abnormal pada pembuluh darah leher.
  • Beberapa penderita stroke hemoragik mengalami hidrosefalus, yaitu penumpukan cairan otak di rongga dalam (ventrikel) otak. Ahli bedah saraf akan memasukkan tabung ke dalam otak untuk mengeluarkan cairan yang terkumpul.
  • Kerusakan yang disebabkan oleh stroke dapat mengganggu refleks menelan, membuat makanan dan minuman berisiko memasuki saluran pernapasan. Masalah menelan ini disebut disfagia. Kesulitan menelan dapat menyebabkan pneumonia

Jenis-jenis dan penyebab stroke

Ada berbagai jenis stroke yang terjadi di dunia:

1. Stroke perdarahan (hemorrhagic stroke)

Penyebab stroke atau stroke hemoragik adalah keluarnya darah dari pembuluh darah yang pecah atau rusak. Pendarahan akibat stroke dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan, yang dapat menyebabkan kerusakan otak. Penyebab stroke hemoragik sendiri bisa berupa tekanan darah tinggi atau massa arteri, yang bisa melebar dan pecah (aneurisma).

Stroke hemoragik terbagi menjadi dua jenis, yaitu perdarahan otak dan perdarahan subaraknoid. Pada pendarahan otak, penyebab stroke adalah pecahnya pembuluh darah arteri di jaringan otak itu sendiri. Perdarahan otak adalah jenis stroke hemoragik yang umum.

Pada saat yang sama, perdarahan subaraknoid lebih jarang terjadi. Perdarahan terjadi di area antara otak dan jaringan tipis yang melapisi otak.

2. Stroke iskemik

Stroke iskemik adalah jenis stroke paling umum di dunia. Sekitar 87% stroke yang terjadi adalah jenis iskemik Penyebab dari stroke iskemik adalah adanya bekuan darah yang menghambat suplai darah ke otak.

Trombosis (aterosklerosis) terjadi akibat penumpukan lemak di dalam dinding pembuluh darah. Bagian dari timbunan lemak bisa pecah dan menyumbat arteri. Pasien membutuhkan perawatan khusus saat itu.

Seperti stroke hemoragik, stroke iskemik juga terbagi menjadi stroke trombotik dan stroke emboli. Penyebab stroke trombotik adalah bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah di otak.

Sementara itu, penyebab stroke emboli adalah perpindahan gumpalan atau plak darah di bagian tubuh tertentu ke pembuluh darah otak. Gumpalan atau plak darah ini kemudian menyumbat pembuluh darah di otak.

3. Stroke ringan( transient ischemic attack)

Pemicu stroke ringan merupakan tersumbatnya pembuluh darah di otak yang terjadi selama kurang dari 5 menit.

Walaupun cuma berlangsung sementara, stroke ringan ialah situasi yang berbahaya serta ialah tanda- tanda akan terbentuknya stroke yang lebih akut.

4. Stroke batang otak

Pemicu stroke batang otak bisa berupa penyumbatan atau perdarahan. Pada permasalahan yang tidak sering terjadi, pemicu stroke batang otak merupakan luka pada pembuluh darah dampak pergerakan kepala serta leher yang dicoba dengan cara tiba- tiba.

Bila pemicu stroke batang otak merupakan sebab penyumbatan, hingga melancarkan pembuluh darah wajib lekas dicoba supaya pengidap bisa lekas membaik kembali.

Pertanda stroke batang otak susah dideteksi, namun selanjutnya merupakan indikasinya, ialah pusing, vertigo, ketidakseimbangan badan, kesusahan berdialog, berkurangnya pemahaman akan sekitar, serta memandang barang dengan cara berbayang( double vision).

Penyembuhan Stroke

Penyembuhan spesial yang diserahkan pada penderita stroke terkait pada tipe stroke yang dirasakannya, stroke iskemik ataupun stroke hemoragik.

Penyembuhan stroke iskemik. Penindakan dini bakal berpusat buat melindungi jalur nafas, mengendalikan titik berat darah, serta mengembalikan gerakan darah.

Penyembuhan stroke hemoragik. Pada permasalahan stroke hemoragik, penyembuhan dini bermaksud buat kurangi titik berat pada otak serta mengendalikan epistaksis. Terdapat sebagian wujud penyembuhan kepada stroke hemoragik, antara lain dengan komsumsi obat- obatan serta pembedahan.

Penyembuhan TIA( Transient Ischemic Attack). Penyembuhan TIA bermaksud buat merendahkan aspek resiko yang bisa mengakibatkan keluarnya stroke, alhasil penyakit jantung itu bisa dilindungi. Obat- obatan bakal diserahkan oleh dokter buat menanganinya. Dalam sebagian permasalahan, metode pembedahan endarterektomi karotis dibutuhkan bila ada penimbunan lemak pada nadi karotis.

Penangkalan Stroke

8 Metode Menghindari Stroke yang Mematikan

Stroke pula ialah salah satu aspek penting pemicu keburukan serius. Walaupun begitu, stroke ini bisa ditangkal dengan mengenali serta menjauhi faktor- faktor resiko yang bisa tingkatkan resiko serangan otak itu.

Jadi kecermatan, stroke kerap terjalin dengan cara seketika serta tidak terduga, alhasil berarti banget untuk siapa saja buat mengidentifikasi tanda- tanda serangan supaya bisa lekas mencari bantuan kedokteran.

Aksi pengobatan yang cepat serta pas dapat melindungi hidup serta menjauhi keburukan serius pascastroke.

Metode menghindari stroke Mengutip Novel Stroke: Tangkal serta Atasi Sendiri( 2016) oleh dokter. Wening Sari, M. Kes, dkk., mengenang stroke melanda dengan cara seketika serta bisa menimbulkan kecatatan sampai kematian, hingga penangkalan merupakan metode penting buat menjauhi penyakit beresiko ini.

Baca Juga: Macam-macam Sayuran yang Sangat Baik Dikonsumsi Saat Puasa

Penangkalan bisa dicoba dengan menjauhi serta mengatur aspek resiko stroke. Selanjutnya ini metode menghindari stroke yang dianjurkan:

  1. Tahu aspek resiko stroke

Bila bertanya dengan dokter, dokter umumnya hendak mengetahui serta memberi ketahui tipe aspek resiko terbentuknya stroke yang ditemui, dan hendak menganjurkan aksi apa saja yang wajib dicoba buat melenyapkan ataupun mengatur aspek resiko itu. Secara umum, berikut ini sebagian aspek resiko stroke yang bisa dikontrol: Sempat terkena stroke Darah tinggi Penyakit jantung Diabet mellitus Kolesterol besar Merokok Aplikasi style hidup tidak segar Sedangkan, selanjutnya ini aspek resiko yang tidak bisa dikontrol buat dikenal: Umur Tipe kemaluan Rasa Genetik ataupun generasi.

  1. Lihat tekanan darah rutin

Darah tinggi ataupun titik berat darah besar merupakan pemicu penting terbentuknya stroke, apa juga rupanya. Terus menjadi besar titik berat darah, hingga bertambah besar pula resiko seorang terserang serangan stroke. Oleh karena itu, tiap orang seharusnya dapat memeriksa dengan cara tertib berapa titik berat darah. Bila titik berat darah senantiasa di atas 140 atau 90 mmHg, Kamu direkomendasikan buat menghadiri dokter serta bertanya hal perlunya melaksanakan pengobatan obat antihipertensi ataupun lumayan cuma menata pola makan serta berolahraga. Bila dokter mendiagnosis darah tinggi serta membagikan pengobatan antihipertensi, hingga minumlah obat serta jalani pengawasan dokter dengan cara tertib. Pemberian antihipertensi yang tertib bisa merendahkan nilai peristiwa stroke 35- 44 persen.

  1. Lihat apakah terdapat penyakit jantung

Penyakit jantung bisa dikenal bersumber pada keluhkesah serta pengecekan kedokteran. Bila hadapi sebagian pertanda berikut, Kamu dianjurkan buat lekas menghadiri dokter: Dada terasa berdebar- debar Aksen jantung tidak teratur Gampang letih sehabis beraktifitas Perih pada dada bagian kiri yang bisa menyebar ke pundak ataupun punggung kiri. Dokter umumnya akan melaksanakan beberapa pengecekan buat memastikan tipe keanehan jantung yang bisa jadi Kamu natural. Dokter pula hendak memutuskan aksi danterapi yang hendak diserahkan.

  1. Kendalikan diabetes

Pengidap diabet dengan kandungan gula darah yang besar di dalam badannya bisa hadapi kehancuran serta penyumbat di pembuluh darah. Bila mengganggu pembuluh darah otak, hingga resiko terserang stroke hendak jadi lebih besar.

Oleh sebab itu, kendalikan kandungan gula darah dengan melindungi pola serta jatah makan, teratur berolahraga, dan minum obat- obatan yang telah diresepkan oleh dokter. Diabet pula bisa dikendalikan dengan diet kecil karbohidrat paling utama dengan kandungan gula tinggi, berolahraga, dan mengkonsumsi antidiabetik bila dibutuhkan. Seorang dengan diabet seharusnya mengecek gula darah dengan cara teratur serta menjauhi diet yang bisa tingkatkan kandungan gula darah sampai mengakibatkan terbentuknya stroke.

  1. Turunkan kolesterol Kadar

kolesterol bisa diturunkan dengan menata pola makan. Memperbanyak diet kecil lemak serta banyak komsumsi sayur dan buah buat melindungi kandungan kolesterol dalam badan senantiasa normal. Olahraha pula direkomendasikan lalu dicoba buat menolong kurangi kandungan kolesterol itu. Bila dibutuhkan, dokter mungkin saja dapat membagikan obat penurun kolesterol.

Menyudahi merokok Memanglah butuh motiviasi yang kokoh buat menyudahi merokok. Ketergantungan pada rokok dikala ini bisa ditangani dengan obat- obatan yang karakternya sebagai pengobatan pengganti ataupun menghilagkan ketergantungan. Menyudahi merokok nyata berarti sebab dapat mengakibatkan beberapa penyakit tercantum stroke parah.

  1. pelaksanaan pola makan sehat

Jauhi santapan yang memiliki lemak besar, terlebih lagi lemak jemu, dan mengurangi konsumsi garam. Sebagai gantinya, memperbanyak makan santapan yang memiliki banyak serat, semacam buah- buahan serta sayur- mayur dan santapan kecil garam yang teruji bisa menghindari stroke.

  1. Jauhi stress serta giat berolahraga

Senantiasa berasumsi positif merupakan salah satu metode menjauhi tekanan pikiran di tengah kehidupan yang terus menjadi keras. Bila lalu didiamkan, tekanan pikiran ataupun benak berat teruji dapat mengakibatkan terbentuknya serangan otak ataupun stroke. Tidak hanya berasumsi positif, olahraga pula dapat berguna buat menghindari tekanan pikiran sampai stroke. Faktor relaksasi yang terdapat pada berolahraga diketahui bisa menolong melenyapkan tekanan pikiran. Berolahraga pula membuat badan jadi fit.

  1. Mengurangi berat badan

Kegemukan dapat tingkatkan kesempatan seorang terkena stroke ringan. Bila telah hadapi berat tubuh berlebih, dianjurkan buat merendahkan berat tubuh supaya resiko terserang penyakit stroke menurun.

Lekas bertanya dengan dokter bila Kamu ataupun saudara Kamu hadapi isyarat dari stroke, semacam kesusahan buat tersenyum kesusahan mengangkat tangan, dan kesusahan buat berdialog ataupun mengulang perkataan.

Penindakan dini bisa kurangi resiko komplikasi serta kehancuran otak yang bisa dirasakan oleh pengidap stroke.

itu tadi pemaparan mengenai stroke gejala serta penanggulangan dan akibatnya juga semoga membantu dan menambah ilmu pengetahuan kamu lebih luas. terimakasih .

Share and Enjoy !

Shares
Shares